Kondisi nyeri pinggang yang terjadi di masyarakat memang banyak gejala yang dirasakan masing-masing orang. Ada nyeri yang menjalar mulai dari pantat ke paha belakang, betis hingga telapak kaki terasa tebal atau bahkan kesemutan. Kondisi ini akan nyeri jika kita melakukan gerakan membungkuk seperti orang sholat (ruku') tapi akan lebih nyaman jika kita kebalikan dari membungkuk (menengadah). Gejala ini kebanyakan tidak dirasakan pada permulaannya karena mayoritas hanya merasakan rasa pegal seperti orang kecapekan sehingga sering kali diabaikan karena dianggap sebagai rasa capek biasa tapi ada juga sebagian orang yang merasakan mendadak setelah melakukan aktifitas tertentu misalnya setelah mengangkat ember berisi air, setelah perjalanan jauh menggunakan kendaraan umum maupun pribadi, bangun tidur tiba-tiba nyeri, setelah jongkok lama atau setelah lesehan tiba-tiba berdiri merasakan nyeri, setelah berolah raga timbul nyeri pada malam hari menjelang tidur dan masih banyak aktifitas lain yang bisa menimbulkan nyeri.
Kondisi nyeri pinggang seperti ini memang seharusnya secepatnya dilakukan penanganan yang tepat agar nyeri tidak semakin bertambah dan bisa sembuh dengan tuntas serta cepat. Kondisi nyeri pinggang seperti ini sangat menyiksa dalam banyak posisi (duduk, berdiri, berjalan) bahkan beberapa orang mengeluh hanya bisa tidur dalam satu posisi saja, memang posisi yang nyaman adalah jika posisi berbaring sebab tulang belakang saat kita berdiri hanya menyangga sebesar 27% berat badan, posisi duduk menyangga 47% berat badan sedangkan berbaring hanya menyangga 17% berat badan. Inilah alasannya kenapa jika orang mempunyai masalah di tulang belakang hanya posisi berbaring saja yang dirasakan nyaman.
Dalam dunia medis seringkali nyeri pinggang dinyatakan dengan diagnosanya adalah Ischialgia. Kondisi nyeri ischialgia ini disebabkan adanya peradangan pada syaraf (nervous) ischiadicus akan tetapi diagnosa ini masih belum spesifik karena peradangan syaraf tepi bisa terjadi oleh banyak faktor diantaranya adalah HNP (Hernia Nucleus Pulposus), fraktur kompresi, locking lumbal, virus, TBC tulang dll. Peradangan ini jika disebabkan oleh karena sendi tulang belakang maka masih bisa masuk bidang garapan fisioterapi akan tetapi jika sudah karen faktor virus, TBC tulang belakang, fraktur kompresi maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis tulang belakang.- Posisi berdiri (jika mampu) atau duduk di kursi.
- Badan membungkuk sampai tangan menyentuh lutut seperti gerakan sholat (ruku').
- Jika posisi no
2 menyebabkan nyeri bertambah segera tegakkan lagi punggung. - Posisi badan berdiri lalu badan gerakkan ke belakang (menengadah)
Jika dirasa masih memerlukan penjelasan lainnya silahkan kontak kami via telp/WA 081802500027. Terima kasih














