Di masyarakat banyak orang mengeluh nyeri pada lutut secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya. Sebenarnya kasus ini tidak mengenal usia, jenis, kelamin, status sosial maupun berat badaan sebab tidak semua orang gemuk/obesitas mengalami masalah di lutut bahkan tidak jarang orang yang kurus juga mengalami masalah dengan lututnya.
Dalam kasus ini tidak tertutup kemungkinan ada masalah juga dengan tulang belakang khususnya daerah pinggang. Memang seringkali pasien tidak merasakan ada masalah dengan pinggang tapi setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan maka akan ditemukan masalah di pinggang.
Sebenarnya cukup mudah untuk mengetahui apakah ada masalah dengan pinggang yang berkaitan dengan nyeri di lutut. Kita ambil suatu contoh nyeri lutut jika untuk berjalan maka dapat dilakukan test yaitu dengan cara menekan bagian pinggang yang sejajar dengan ikat pinggang (jika saat kita memakai ikat pinggang) lalu kita coba berjalan seperti biasanya saat terasa nyeri di lutut jika test ini menghasilkan rasa sakit yang berkurang atau justru bertambah berarti nyeri di lutut itu disebabkan ada masalah dengan pinggang yang menjalar ke lutut atau dalam istilah fisioterapi disebut nyeri rujukan.
Kalau memang hal ini terjadi maka sebaiknya segera hubungi Fisioterapis Anda karena jika nyeri seperti ini tidak segera ditangani dengan benar maka efeknya akan menjadi lebih nyeri dan pada akhirnya akan menjadi OA lutut (OA : Osteo Arthritis/ peradangan sendi) bahkan bisa menjadi penyebab terjadinya pengapuran/ osteofit. Olahraga yang cocok jika sudah terjadi OA lutut adalah berenang atau bersepeda sebab ke dua jenis olahraga itu tidak mengandung pembebanan yang berlebihan pada sendi lutut.
Jika mengalami nyeri lutut seperti diatas maka lakukan langkah berikut ini :
1. Pemakaian decker lutut untuk sementara waktu juga membantu mengurangi nyeri tapi pemakaian decker lutut dipakai saat beraktifitas saja dan saat istirahat sebaiknya dilepas.
2. Lakukan gerakan untuk memperbaiki kelenturan pinggang seperti gambar ini :
3. Lakukan gerakan mengayun lutut dengan cara duduk dikursi lalu tangan memegang tempurung lutut, saat lutut diayun naik maka jari tangan ikut menarik tempurung ke atas, saat lutut diayun turun maka telapak tangan ikut mendorong ke bawah, lakukan gerakan ini berulang-ulang seperti pada gambar













