Scoliosis adalah kondisi melengkungnya tulang belakang ke samping secara tidak normal. Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak sebelum masa pubertas. Kebanyakan kasus skoliosis yang menimpa anak-anak bersifat ringan dan tidak memerlukan perawatan, namun harus diawasi secara berkala. Keluhan yang dirasakan oleh penderita scoliosis bermacam diantaranya ada rasa sesak saat bernafas atau saat ambil nafas dalam terasa tidak longgar, adanya rasa nyeri pada daerah sekitar terjadinya pembengkokan tulang belakang, ada rasa kesemutan atau bahkan mati rasa (kebas) pada daerah tertentu dari tubuh (misal bagian telapak tangan, bagian telapak kaki dll), ada beberapa pasien yang merasakan adanya rasa seperti kulitnya tipis (hipersensitif) sehingga jika tersentuh sedikit saja akan terasa nyeri bahkan tersentuh oleh baju yang dipakai akan teras nyeri, ada juga pasien yang mengeluh jika beraktifitas sedikit saja sudah merasakan mudah lelah bahkan dada kiri terasa berat dan masih banyak keluhan lain tergantung berat ringannya kasus scoliosis.
- Degeneratif yaitu seiring bertambahnya usia maka kekuatan tulang dan otot semakin melemah secara bertahap sehingga menyebabkan adanya kelengkungan pada tulang belakang.
- Idiopatik yaitu kasus scoliosis yang terjadi karena tidak diketahui penyebabnya dengan pasti sehingga tidak bisa dicegah.
- Kongenital atau bawaan yaitu adanya kelainan sejak bayi dalam kandungan yang menyebabkan pertumbuhan tulang belakang terganggu sehingga tidak dapat berkembang dengan normal.
- Neuromuscular yaitu adanya gangguan pada syaraf dan otot sehingga dapat menyebabkan perubahan bentuk dari tulang belakang.
Pada kesemapatan kali ini akan kami kupas mengenai scoliosis yang dikarenakan adanya masalah pada syaraf dan otot serta karena idiopatik. Scoliosis karena syaraf dan otot biasanya didahului oleh adanya rasa nyeri pada daerah tulang belakang baik itu daerah punggung (thorakal) maupun pinggang (lumbal) dimana keluhan tersebut seringkali tidak ditangani secara tuntas sehingga menyebabkan pasien mencari posisi tertentu untuk menghindari rasa nyeri, misalkan pasien merasa ada nyeri pada pinggang kiri saat berjalan maupun duduk maka saat pasien berdiri/jalan/duduk akan menghindari posisi tegak karena ada rasa nyeri sehingga pasien akan merasa lebih nyaman saat pinggang berbelok ke kanan, jika kondisi ini tidak segera dilakukan tindakan untuk menghilangkan penyebab nyeri pinggang tersebut maka posisi miring/bengkok ke kanan akan menjadi suatu kebiasaan yang bisa menjadikan tulang pinggang (lumbal) menjadi bengkok (scoliosis). Ada juga penyebab lain adalah kebiasaan saat duduk di depan meja sambil menulis (misal pelajar) tapi dengan posisi punggung tidak tegak alias menulis dengan posisi punggung membengkok ke kanan, posisi ini jika sudah dijalani bertahun-tahun maka pasien akan merasa nyaman dengan posisi itu dan terjadilah scoliosis pada thorakal (punggung).Foto X-Ray operasi scoliosis












